Senin, 13 Oktober 2014

14.02.02

Merindukan itu indah
merangkai berbagai reka dan angan dalam kesendirian
berpikir dia sedang apa
berpikir dia ada dimana
berpikir apakah dia memikirkanmu jua (kauharap iya)
merindukan sebuah pertemuan
dan berharap akan mendapatkan sebuah kebersamaan

Memujanya dengan segala kelebihannya
tetap membutuhkannya dengan segala kekurangan
mengerti dia dan ingin membahagiakannya

Benarkah mencintai tidak harus memiliki?
benar atau tidak, pasti kau memilih untuk memilikinya
jika kau merindukannya
memujanya
membutuhkannya
dan mencintainya dengan tulus

Tapi mencintai tulus artinya kau ingin dia bahagia
kalau melepasnya akan memberi kebahagiaan untuk dia
kau harus mengerti itu!
meski kau menangis di sudut hatimu
itu lebih bersahaja

kau boleh terbang tinggi
kau boleh berlari kencang
kau boleh berteriak
bahkan diam
saat kau alami bahagia dengannya

tapi apakah kau rela
terjatuh saat terbang tinggi
tersandung saat berlari kencang
tercekat saat berteriak
dan runtuh dalam diam
karena tiba-tiba...
bahagia itu lenyap
karena kau tersadar
matahari di langit itu bersinar
bukan untuk menyinari (bunga) matahari di hatimu

Kau redup...
enggan merindukan
enggan merangkai angan
enggan berpikir tentang dia
enggan memujanya
enggan mencintai tulus
enggan mengerti
enggan membahagiakan
tapi...
ternyata engkau membutuhkannya
di sela upaya menghapus kenangan

Kau lupa...
semakin kau coba lupakan
semakin ia lekat dalam ingatan
jika kau yakin ia yang terbaik
jika kau yakin punya kesabaran
jika kau ingin menanti
lakukanlah tanpa pamrih
dan tanpa menutup pintu hatimu
andai ada cinta lain yang datang mengetuk

Karena jika kau terlalu kuat mengingatnya
atau terlalu kuat melupakannya
itu artinya kau menyakiti batin dan pikiranmu
belajarlah menerima keadaan
dan yakin bahwa apapun yang kau terima adalah segala yang terbaik

Matahari itu terus bersinar
meski bukan untuk (bunga) matahari di hatimu
tapi satu waktu ia tersentak
saat tersadar ada (bunga) matahari yang menengadah
setia menanti sinarnya
padahal ia tak pernah acuh

Penantianmu tidak sia-sia
matahari itu mulai peduli
dan kau sadar hatimu mulai menghangat
(dan mulai lagi)
Merindukan...
Merangkai angan...
Berpikir tentang dia...
Memujanya...
Mencintai tulus...
Mengerti...
Membahagiakan...

entah sampai kapan...



* Catatan jadul...tanpa judul...
  dulu ini dibuat "karena" seseorang....

  "karena" bukan "untuk"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar